• ANALISIS PENGARUH MEDIA IKLAN TERHADAP


  •   
  • FileName: B100060053.pdf [read-online]
    • Abstract: ANALISIS PENGARUH MEDIA IKLAN TERHADAPKEPUTUSAN MEMBELI KONSUMEN SEPEDAMOTOR MEREK HONDA(Studi Pada Mahasiswa FE UMS Surakarta)SKRIPSIDiajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Syarat – syarat Guna Memperoleh

Download the ebook

ANALISIS PENGARUH MEDIA IKLAN TERHADAP
KEPUTUSAN MEMBELI KONSUMEN SEPEDA
MOTOR MEREK HONDA
(Studi Pada Mahasiswa FE UMS Surakarta)
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Syarat – syarat Guna Memperoleh
Gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen Pada Fakultas Ekonomi
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Oleh:
HENDRO TRI HASMORO
NIM: B100 060 053
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2010
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Persaingan diantara perusahaan-perusahaan otomotif terutama dalam
bidang sepeda motor di Indonesia semakin marak seiring dengan tuntutan
konsumen akan produk sepeda motor yang tidak hanya terpaku pada kegunaan
dasar sebagai alat transportsi untuk mempermudah mobilitas tetapi ditambah
dengan tuntutan aspek model dan gaya hidup yang semakin kompleks seiring
dengan perkembangan zaman. Dewasa ini banyak perusahaan otomotif dalam
bidang sepeda motor berlomba-lomba untuk menjual produknya di pasar,
mulai dari para pemain lama, seperti: Honda, Yamaha, Suzuki maupun
Kawasaki, hingga pada berbagai merek motor cina yang semakin gencar saja
untuk mencoba membidik pasar di Indonesia. Masing-masing merek
mempunyai teknik-teknik khusus dalam bidang pemasaran yang digunakan
untuk menarik perhatian konsumen. Merek Honda yang menekankan keiritan,
keawetan, dan purna jual yang tinggi, Yamaha yang menekankan keunggulan
dibidang inovasi produk begitu pula dengan suzuki yang menekankan aspek
model yang selalu fashionable (sesuai dengan perkembangan zaman) dan
masih banyak lagi merek-merek sepeda motor lain seperti kawasaki dan
sejumlah merek china yang menggunakan berbagai strategi pemasaran yang
berbeda untuk menjual produknya.
Kondisi persaingan diantara perusahaan-perusahaan otomotif (sepeda
motor) di Indonesia tidak hanya terbatas pada persaingan strategi menjual
produk melalui periklanan tetapi telah berkembang pada persaingan untuk
merebut maupun untuk mempertahankan pangsa pasar. Secara umum pangsa
pasar sepeda motor di Indonesia dikuasai oleh sepeda motor merek Jepang
yaitu Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki sedangkan untuk penguasa
pangsa pasar sepeda motor terbesar diraih oleh sepeda motor merek Honda,
hal tersebut mengindikasikan bahwa konsumen sepeda motor di Indonesia
menginginkan produk sepeda motor yang irit, awet, dan mempunyai purna
jual yang tinggi, kesemua hal tersebut terwujud dan terwakili oleh produk-
produk sepeda motor yang ditawarkan oleh Honda. Di Indonesia Honda
merupakan perusahaan yang dikenal sebagai perusahaan otomotif spesialis
sepeda motor jenis empat tak (empat langkah), walaupun sebenarnya di negara
asal Honda sendiri yaitu Jepang, Honda tidak banyak bermain pada jenis dua
tak, sedangkan di Indonesia jenis tersebut dikuasai oleh Yamaha kemudian
diikuti dengan Suzuki. Tetapi seiring kondisi persaingan yang semakin
kompleks maka sebagian pangsa pasar sepeda motor yang telah lama dikuasai
oleh Honda sedikit demi sedikit mulai berkurang disebabkan oleh produk-
produk sepeda motor dengan spesifikasi baru (empat langkah) yang
diluncurkan oleh merek lain (Yamaha, Suzuki, Kawasaki dan lain-lain) yang
merupakan pesaing utama dari merek Honda. Yamaha, Suzuki yang telah
lama dikenal sebagai spesialis sepeda motor dua tak lama kelamaan mulai
mencoba memperluas pasar dengan meluncurkan sepeda motor berjenis empat
tak yang telah lama dikuasai oleh Honda, disamping juga tetap
mempertahankan jenis dua tak yang merupakan produk intinya.
Oleh karena itu setiap produsen harus pandai dalam mengatur pemasaran
yang akan diterapkan dipasar. Menurut John E. Kennedy (2006:13) pemasaran
adalah sekumpulan rancangan kegiatan yang saling terkait untuk mengenali
kebutuhan dan mengembangkan, mendistribusikan serta menetapkan harga
yang tepat dari sebuah produk dan layanan untuk mencapai kepuasan dari
konsumen yang bertujuan untuk menghasilkan keuntungan. Contoh pemasaran
banyak sekali seperti misalnya promosi dengan langsung seperti door to door,
event, iklan melalui media cetak atau elektronik.
Iklan adalah satu dari sekian banyak alat promosi dalam bauran promosi
yang merupakan bagian dari strategi pemasaran. Iklan adalah segala biaya
yang harus dikeluarkan sponsor untuk melakukan presentasi dan promosi non
pribadi dalam bentuk gagasan, barang atau jasa (Kotler dan Armstrong, 2001,
hlm 112). Dewasa ini iklan merupakan alat promosi yang dirasa paling efektif
diantara alat-alat promosi yang lain, iklan juga merupakan salah satu alat yang
efektif untuk memenangkan sebuah persaingan bisnis, hal ini menyebabkan
media-media dipenuhi dengan iklan dari berbagai produk baik itu media cetak
maupun elektronik belum lagi dengan media iklan luar ruang seperti: poster,
spanduk, papan reklame, dan secara tidak sadar iklan telah merasuki sebagian
besar kehidupan kita.
Dalam hal persaingan untuk memenangkan kompetisi dalam meraih
pangsa pasar iklan terbukti menjadi salah satu alat promosi yang efektif untuk
membidik, meraih maupun mempertahankan konsumen. Hal tersebut terbukti
dengan semakin maraknya para pengiklan yang berlomba-lomba untuk
menampilkan iklan yang efektif dan sekreatif mungkin untuk menarik
perhatian konsumen melalui berbagai media mulai dari media yang ada.
Dalam hal pengambilan keputusan membeli sepeda motor sangat banyak
faktor yang mempengaruhi konsumen, baik itu selera, pendapatan gaya hidup
atau bahkan promosi yang dilakukan oleh perusahaan. Promosi merupakan
suatu hal yang penting yang harus dilakukan oleh para produsen untuk
menarik perhatian, menimbulkan interest, menimbulkan minat beli dan
akhirnya ada tindakan dari konsumen.
Strategi promosi yang diterapkan oleh Honda tidak hanya berhasil dalam
membangun kesadaran mereknya namun juga telah memperkuat Honda
sebagai produsen sepeda motor yang besar di Indonesia.
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas maka penulis
berinisiatif untuk menyusun skripsi dengan judul “Analisis Pengaruh Media
Iklan Terhadap Keputusan Membeli Konsumen Sepeda Motor Merek
Honda” (Studi pada Mahasiswa FE UMS Surakarta)
1.2 Rumusan Masalah
Rumusan masalah yang di ambil oleh penulis adalah:
1. Seberapa besar pengaruh media iklan terhadap pengambilan keputusan
membeli sepeda motor merek Honda?
2. Program periklanan yang mana yang dominan dan berpengaruh terhadap
keputusan membeli sepeda motor merek Honda?
1.3 Batasan Masalah
Agar masalah penelitian tidak meluas dan terfokus maka perlu adanya
pembatasan masalah sehingga akan menghasilkan analisa yang baik, batasan
masalah yang diambil penulis adalah:
1. Media iklan yang diteliti adalah media televisi, surat kabar, majalah, radio,
reklame dan spanduk.
2. Produk yang diteliti adalah sepeda motor merek Honda.
3. Daerah penelitian adalah Fakultas Ekonomi UMS Surakarta.
4. Konsumen yang menjadi obyek peneletian adalah para mahasiswa Fakultas
Ekonomi UMS Surakarta yang pernah menyaksikan tayangan iklan sepeda
motor merek Honda serta memiliki dan membeli baru (bukan bekas) sepeda
motor merek Honda.
5. Karakteristik konsumen yang digunakan penulis adalah: jenis kelamin, usia,
uang saku, jenis pekerjaan orang tua dan pendapatan orang tua.
1.4 Tujuan Penelitian
Tujuan yang hendak dicapai melalui penelitian ini adalah:
1. Untuk mengetahui pengaruh media iklan sepeda motor merek Honda secara
bersama-sama terhadap keputusan pembelian
2. Untuk mengetahui pengaruh media iklan sepeda motor merek Honda secara
parsial terhadap keputusan pembelian
3. Untuk mengetahui media iklan yang paling dominan pengaruhnya terhadap
keputusan pembelian sepeda motor merek Honda oleh konsumen.
1.5 Manfaat Penelitian
Dengan penelitian ini, semoga dapat memberikan manfaat-manfaat antara
lain:
1. Bagi perusahaan
Sebagai bahan informasi yang dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam
hal pengambilan kebijakan perusahaan khususnya di bidang pemasaran di
masa yang akan datang.
2. Bagi penulis
Sebagai sarana penerapan langsung dari teori-teori yang telah didapat selama
di bangku kuliah, khususnya teori-teori yang berhubungan dengan
manajemen pemasaran dan untuk memenuhi syarat guna memperoleh gelar
sarjana ekonomi pada fakultas ekonomi jurusan manajemen Universitas
Muhammadiyah Surakarta.
3. Bagi pihak lain
Dapat digunakan sebagai bahan referensi untuk penelitian lanjutan.
1.6 Sistematika Penyusunan Skripsi
Untuk memperoleh gambaran singkat, penelitian ini dibagi dalam lima
bab yang secara garis besarnya bab demi bab disusun sebagai berikut:
BAB I : PENDAHULUAN
Pendahuluan merupakan bab yang menguraikan tentang latar
belakang masalah, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan
penelitian, manfaat penelitian dan sistematika penelitian.
BAB II : TINJAUAN PUSTAKA
Dalam bab akan diuraikan mengenai penelitian terdahulu, kajian
literatur dan kerangka hipotesis.
BAB III : METODOLOGI PENELITIAN
Dalam bab ini diuraikan lokasi penelitian, variabel penelitian,
definisi operasional variabel, instrumen pengumpul data, data
dan teknik pengumpulan data dan metode analisis.
BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Bab ini berisi tentang deskripsi data, analisa data, dan
pembahasan.
BAB V : PENUTUP
Dalam bab terakhir ini berisi tentang kesimpulan hasil penelitian,
keterbatasan penelitian, dan saran-saran.


Use: 0.0116