• PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI MELALUI METODE ...


  •   
  • FileName: A210050180.pdf [read-online]
    • Abstract: karena pembelajaran kooperatif merupakan metode alternatif dalam. mendekati permasalahan ... Metode Pembelajaran STAD Dalam Mata Pelajaran Ekonomi. Proses pembelajaran akan ...

Download the ebook

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI MELALUI METODE
PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DEVISION
(PENELITIAN PADA SISWA KELAS VIII SMP N 2
KARTASURA TAHUN 2009 /2010)
Skripsi
Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan
Memperoleh Gelar S-1
Program Pendidikan Ekonomi Akuntansi
:
Diajukan Oleh :
MASRUROH KUSUMA SARI
A210 050 180
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2009
i
PERSETUJUAN
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI MELALUI METODE
PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DEVISION
(PENELITIAN PADA SISWA KELAS VIII SMP N 2
KARTASURA TAHUN 2009 /2010)
Diajukan Oleh:
MASRUROH KUSUMA SARI
A210 050 180
Disetujui untuk Dipertahankan di hadapan Dewan Penguji Skripsi Sarjana S-1
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Tanggal : Oktober 2009
Mengetahui
Pembimbing I Pembimbing II
Dr. Hj, Suyatmini, SE.,M.Si Drs. Djumali. M.Pd
ii
PENGESAHAN
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI MELALUI METODE
PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DEVISION
(PENELITIAN PADA SISWA KELAS VIII SMP N 2
KARTASURA TAHUN 2009 /2010)
Oleh :
MASRUROH KUSUMA SARI
A210 050 180
Telah di pertahankan di hadapan Dewan Penguji
Pada tanggal Oktober 2009
Dan dinyatakan telah memanuhi syarat
Susunan Dewan Penguji:
1. Dr. Hj, Suyatmini, SE.,M.Si ( _________________ )
2. Drs. Djumali. M.Pd ( _________________ )
3. Drs. Sami’an, MM ( _________________ )
Surakarta, Oktober 2009
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Dekan,
Drs.H.Sofyan Anif,M.Si
NIK.547
iii
PERNYATAAN
Saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang
pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di perguruan tinggi dan
sepanjang pengetahuaan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah
ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis dalam naskah
dan disebutkan dalam daftar pustaka.
Apabila ternyata kelak terbukti ada ketidakbenaran dalam pernyataan saya
di atas, maka saya akan bertanggung jawab sepenuhnya.
Surakarta, Oktober 2009
Masruroh Kusuma Sari
A 210 050 180
iv
Motto
Carilah ilmu sampai di negeri cina
(H.R. Ibnu Adi dan Baihaqi)
Ilmu tanpa agama akan menjadikan kita buta sedangkan agama tanpa ilmu akan
menjadikan kita lumpuh
(Albert Einsten)
Kupersembahkan ilmuku seperti lilin yang rela hancur demi menerangi
orang lain
(Penulis)
v
PERSEMBAHAN
Mama tercinta yang senantiasa memberi do’a dan dukungan
dalam setiap langkahku…
Kakakku (Pipit), Adikku (Fadil) yang telah memberi semangat
dan warna dalam hidupku….
Temen- Temen PPC (Vega, Riva, Panda, Erna, Tatik, Yanti,
Eka, Cemplux, Inul, Cun), Ikha, ”P@PIQ”, ‘Syah terima kasih atas
support kalian….
-+Almamaterku…….
vi
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr. Wb
Alhamdulillahi robbil ‘alamin, Puji syukur kehadirat Allah SWT atas
limpahan rahmat dan hidayah-Nya, serta dengan usaha yang sunguh-sungguh
sehingga penulis dapatmenyelesaikan skripsi ini dengn judul “PENINGKATAN
PRESTASI BELAJAR EKONOMI MELALUI METODE
PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DEVISION
(PENELITIAN PADA SISWA KELAS VIII SMP N 2 KARTASURA
TAHUN 2009 /2010)”. Maksud dari penyusunan skripsi ini adalah guna
memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan
Ekonomi Akuntansi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas
Muhammmadiyah Surakarta.
Dalam proses penulisan dan penyusunan skripsi ini penulis banyak mendapatkan
bantuan dari berbagai pihak dengan segala kerendahan hati, penulis mengucapkan banyak
terima kasih kepada :
1. Bapak Drs. Sofya n Anif, M.Si, selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
2. Bapak Drs. Djalal Fuadi, MM , selaku Ketua Jurusan Pendidikan Ekonomi
Akuntansi .
3. Ibu Dr. Hj. Suyatmini, SE. M.Si, selaku Pembimbing I yang telah memberikan
arahan, bimbingan, saran,dan motivasi dalan penulisan skripsi ini.
4. Bapak Drs.Djumali, M.Pd selaku Pembimbing II yang telah memberikan
arahan, bimbingan, saran, dan motivasi dalam penulisan skripsi ini.
vii
5. Bapak Drs. Sami’an, MM selaku Pembimbing Akademik yang telah
memberikan arahan, bimbingan, saran dan motivasi selama menempuh
pendidikan di Universitas Muhammadiyah Surakarta.
6. Bapak/Ibu dosen yang banyak memberikan ilmu yang bermanfaat bagi
penulis.
7. Bapak Marsidi.S.Pd selaku Kepala Sekolah SMP N 2 Kartasura yang telah
memberikan ijin.
8. Ibu Sri Hastuti S.Pd selaku guru ekonomi SMP N 2 Kartasura yang telah
memberikan kemudahan dan banyak bantuan selam penulis melakukan
penelitian di sekolah.
9. Siswa-siswa kelas VIII C dan VIII E SMP N 2 Kartasura.
10. Semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan skripsi ini yang
tidak bisa penulis sebutkan satu per satu.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini sangat jauh dari sempurna, masih
banyak kekurangan dan kesalahan baik dalam penulisan maupun penyajian, untuk
itu penulis mengharapkan kritik dan saran demi perbaikan karya selanjutnya.
Penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi pembaca serta teman-
teman yang masih menyelesaikan studi jurusan Ekonomi Akuntansi Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Muhammadiyah Surakarta,
sehingga bisa menjadi awal kesuksesan penulis pada langkah selanjutnya.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb
Surakarta, Oktober 2009
Penulis
viii
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL ...................................................................................... i
HALAMAN PERSETUJUAN ...................................................................... ii
HAL AMAN PENGESAHAN ....................................................................... iii
HALAMAN PERNYATAAN ....................................................................... iv
HALAMAN MOTTO .................................................................................... v
HALAMAN PERSEMBAHAN .................................................................... vi
KATA PENGANTAR .................................................................................... vii
DAFTAR ISI ................................................................................................... ix
DAFTAR GAMBAR ...................................................................................... xii
DAFTAR TABEL........................................................................................... xiii
ABSTRAKSI................................................................................................... xiv
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah.......................................................................... 1
B. Pembatasan Masalah .............................................................................. 3
C. Perumusan Masalah................................................................................. 4
D. Tujuan Penelitian .................................................................................... 4
ix
E. Manfaat Penelitian .................................................................................. 4
F. Sistematika Skripsi ................................................................................. 5
BAB II LANDASAN TEORI
A. Tinjauan Pustaka .................................................................................... 7
1. Prestasi Belajar Ekonomi .................................................................... 7
2. Metode Pembelajaran Kooperatif Model STAD ................................. 11
B. Kerangka Berpikir ................................................................................... 16
1. Variabel Independen ........................................................................... 17
2. Varibel Dependen ................................................................................ 18
C. Hipotesis ................................................................................................. 18
BAB III METODELOGI PENELITIAN
A. Pengertian Motode Penelitian ............................................................. 19
B. Tempat dan Waktu Penelitian ............................................................. 19
C. Metode Penelitian ................................................................................ 20
D. Jenis Penelitian .................................................................................... 20
E. Populasi, Sampel dan Sampel ............................................................. 21
F. Motode Pengumpulan Data ................................................................. 25
G. Uji Instrumen Penelitian ...................................................................... 25
H. Uji Prasyarat Analisis .......................................................................... 27
I. Motode Analisis Data .......................................................................... 29
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum SMP N 2 Kartasura ................................................. 31
x
1. Sejarah dan Latar Belakang SMP N 2 Kartasura ................................ 31
2. Struktur Organisasi SMP N 2 Kartasura ............................................. 34
3. Penggunaan Metode Pembelajaran ..................................................... 39
B. Pelaksanaan Uji Coba Soal ................................................................... 39
1. Uji Validitas ........................................................................................ 39
2. Uji Reliabilitas ..................................................................................... 40
C. Pelaksanaan Eksperimen ...................................................................... 41
D. Penyajian Data....................................................................................... 43
E. Uji Prasyarat Analisis ............................................................................ 43
1. Uji Normalitas ..................................................................................... 43
2. Uji Homogenitas ................................................................................. 44
F. Pengujian Hipotesis ................................................................................ 45
G. Pembahasan .......................................................................................... 46
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan ........................................................................................... 50
B. Saran ..................................................................................................... 50
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
xi
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Kerangka Pemikiran .................................................................... 13
Gambar 4.1 Struktur Organisasi SMP N 2 Kartasura ..................................... 19
xii
DAF TAR TABEL
Tabel 4.1 Keadaan Guru SMP N 2 Kartasura tahun 2009/2010 ...................... 32
Tabel 4.2 Daftar Guru SMP N 2 Kartasura tahun 2009/2010 ......................... 32
Tabel 4.3 Rangkuman Hasil Uji Validitas Soal .............................................. 40
Tabel 4.4 Deskripsi Data Prestasi Belajar siswa kelas VIII ............................ 42
Tabel 4.5 Rangkuman Hasil Uji Normalitas Data............................................ 43
Tabel 4.6 Rangkuman Hasil Uji Homogenitas Variance ................................ 43
Tabel 4.7 Hasil Pengujian Hipotesis ............................................................... 44
xiii
ABSTRAK
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI MELALUI METODE
PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DEVISION
(PENELITIAN PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2
KARTASURA TAHUN PELAJARAN 2009/2010
Masruroh Kusumasari. A. 210 050 180. Jurusan Pendidikan Akuntansi. Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2009
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada peningkatan
prestasi belajar ekonomi pada siswa kelas VIII SMP N 2 Kartasura dalam
penggunaan metode STAD (student teams achievement devision).
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bermaksud
membandingkan suatu akibat perlakuan tertentu. Populasi dalam penelitian ini
adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kartasura tahun ajaran 2009/2010
yang terdiri dari 6 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 240 orang. Sedangkan
sampel dalam penelitian ini adalah 1 kelas (40 siswa) yang diambil dengan teknik
Simple Random Sampling. Data yang diperlukan diperoleh melalui pemberian tes
uraian. Soal tes yang akan digunakan sebelumnya diuji validitas dan reliabilitas.
Disamping itu digunakan metode dokumentasi untuk memperjelas data. Teknik
analisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan untuk pengujian
hipotesis dengan uji beda mean (uji t).
Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa: pembelajaran kooperatif tipe
STAD dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2
Kartasura tahun pelajaran 2009/2010. Setelah diberi pembelajaran dengan model
STAD siswa memiliki prestasi belajar yang tinggi (81,075) dibandingkan prestasi
belajar siswa sebelum eksperimen (66,675) atau terdapat selisih sebesar 14,4.
Artinya pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik (lebih efektif) dalam
meningkatkan prestasi belajar siswa.
Kata Kunci: STAD (Student Teams Achievement Devision), prestasi belajar ekonomi
xiv
xiv
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Sesuai dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika dan pandangan
hidup Pancasila, manusia pada hakekatnya adalah makhluk bhineka yang
mengemban misi tunggal sebagai khalifah Tuhan di muka bumi. Bertolak dari
pemikiran tersebut anak-anak di dalam kelas pada hakikatnya juga makhluk
bhineka, yang satu sama lain berbeda. Perbedaan dapat berkenaan dengan
latar belakang budaya, ras, suku, agama, adat istiadat, dan sebagainya.
Perbedaan juga berkenaan dengan potensi kemanusiaan yang dimiliki oleh
anak-anak, mencakup kognitif, fisik, maupun emosi.
Berdasarkan pandangan hidup Pancasila dan semboyan Bhineka
Tunggal Ika, yang mengajarkan kepada bangsa Indonesia bahwa Tuhan
menciptakan manusia berbeda-beda secara vertikal maupun horizontal agar
dapat saling memanfaatkan atau saling membantu, sehingga manusia dapat
mengembangkan potensi kemanusiaan yang dimiliki hingga taraf yang
optimal dan terintergrasi itulah manusia melaksanakan fungsi
kekhalifahannya. Bertolak dari pandangan hidup dan semboyan semacam itu,
bhineka vertikal seperti kaya- miskin, kuat lemah, pandai bodoh, dan bhineka
horizontal seperti latar belakang budaya, agama, suku, ras, adat istiadat, dan
sebagainya disikapi sebagai kondisi alami yang memungkinkan manusia
xv
berinteraksi dalam rangka saling membutuhkan atau menjalin hubungan kerja
sama. Interaksi saling membutuhkan atau hubungan kerja sama. Interaksi
saling membutuhkan atau hubungan kerja sama antar anak di dalam kelas
inilah yang menghasilkan suasana belajar kooperatif.
Perbedaan dipandang sebagai kondisi alami yang diciptakan Tuhan
agar manusia dapat saling berhubungan dalam rangka membutuhkan. Oleh
karena itu, guru hendaknya menciptakan suasana belajar kooperatif dalam
kelas. Penciptaan norma yang membuat semua anak memberikan sumbangan
bagi kemajuan kelompok. Norma semacam it u memandang anak yang
mendominasi anak lain atau menggantungkan diri pada orang lain sama
buruknya sehingga harus diberantas. Ini berarti anak yang pandai harus
membantu anak yang kurang pandai, anak yang kuat harus membantu anak
yang lemah, dan tiap anak harus saling mendorong untuk menumbuhkan
motivasi belajar yang kuat.
Dalam meningkatkan mutu pendidikan salah satunya adalah
dengan menerapkan metode pembelajaran yang tepat sesuai dengan materi
yang diajarkan serta diterapkan dalam proses belajar ekonomi. Pembelajaran
ekonomi tidak lagi mengutamakan pada penyerapan melalui pencapaian
informasi, tetapi lebih mengutamakan pada pengembangan kemampuan dan
pemrosesan informasi. Untuk itu aktivitas peserta didik perlu ditingkatkan
melalui latihan-latihan atau tugas ekonomi dengan bekerja kelompok kecil
dan menjelaskan ide-ide kepada orang lain.
xvi
Langkah- langkah tersebut memerlukan partisipasi aktif dari siswa.
Untuk itu perlu ada metode pembelajaran yang melibatkan siswa secara
langsung dalam pembelajaran. Adapun metode yang dimaksud adalah metode
pembelajaran kooperatif. “Pembelajaran kooperatif adalah suatu pengajaran
yang melibatkan siswa belajar dalam kelompok-kelompok untuk menetapkan
tujuan bersama” (Felder, 1994:2). Metode pembelajaran model STAD
merupakan salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang menekankan pada
adanya aktifitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi dan
saling membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi
yang maksimal.
Pembelajaran kooperatif lebih menekankan interaksi antar siswa.
Dari sini siswa akan melakukan komunikasi aktif dengan sesama temannya.
Dalam komunikasi tersebut diharapkan siswa dapat menguasai materi
pelajaran dengan mudah karena “Siswa lebih mudah memahami penjelasan
dari kawannya dibanding penjelasan dari guru karena taraf pengetahuan serta
pemikiran mereka lebih sejalan dan sepadan” (Dwi Wahyuni, 2001:2).
Berdasarkan paparan tersebut diatas maka peneliti ingin
mencoba melakukan penelitian dengan judul PENINGKATAN PRESTASI
BELAJAR EKONOMI MELALUI METODE PEMBELAJARAN
STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DEVISION (PENELITIAN PADA
SISWA KELAS VIII SMP N 2 KARTASURA Th 2009/2010).
xvii
B. Pembatasan Masalah
Berdasarkan identifikasi diatas, untuk itu perlu dibatasi
permasalahan dalam penelitian ini, Karena keterbatasan waktu, maka
diperlukan pembatasan masalah yang meliputi sebagi berikut :
1. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII SMP N 2 Kartasura th
2009/2010.
2. Penelitian ini dilaksanakan pada Semester Ganjil.
C. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan suatu
masalah sebagai berikut :
Adakah peningkatan prestasi belajar ekonomi dengan diterapkannya metode
pembelajaran model STAD pada siswa kelas VIII SMP N 2 Kartasura ?
D. Tujuan Penelitian
Sesuai dengan permasalahan di atas, maka tujuan dari penelitian ini
adalah :
Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar ekonomi siswa setelah
diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model STAD pada siswa
kelas kelas VIII semester ganjil SMP N 2 Kartasura tahun pelajaran 2009 /
2010.
xviii
E. Manfaat Penelitian
Penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi :
1. Bagi Sekolah
Sebagai bahan masukan untuk meningkatkan prestasi siswa.
2. Bagi Guru
Sebagai bahan masukan metode- metode pembelajaran yang yang baru.
3. Bagi Penulis
Penelitian ini dapat menambah pengetahuan dan memperluas wawasan
terutama yang berhubungan dengan model- model metode pembelajaran
F. Sistematika Penulisan Skripsi
Dalam penelitian ini sistematika penulisan skripsi adalah sebagai berikut :
Bab I PENDAHULUAN
Meliputi latar belakang masalah, pembatasan masalah, perumusan
masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian dan sistematika
penulisan skripsi.
Bab II LANDASAN TEORI
Bab ini menjelaskan mengenai pengertian prestasi belajar ekonomi,
metode pembelajaran STAD (Student Teams Achievement
Devision), kerangka berfikir dan hipotesis.
xix
Bab III METODE PENELITIAN
Bab ini menjelaskan metode penelitian,tempat dan waktu
penelitian, populasi, sampel dan sampling, variabel penelitian,
teknik pengumpulan data,uji instrument, uji prasyarat analisis,
teknik analisis data.
Bab IV PENYAJIAN DAN PEMBAHASAN
Bab ini berisi tentang gambaran umum sekolah, penyajian data,
analisis data pegujian hipotesis, dan pembahasan hasil penelitian.
Bab V KESIMPULAN DAN SARAN
Bab ini berisi kesimpulan dan saran.
Bagian akhir meliputi
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
xx
BAB II
LANDASAN TEORI
A. Tinjauan Pustaka
1. Prestasi Belajar Ekonomi
a. Pengertian Prestasi
Prestasi merupakan kumpulan hasil akhir dari suatu yang
pekerjaan yang telah dilakukan. Prestasi tidak datang begitu saja, untuk
mendapatkannya harus melalui perjuangan yang keras. “Prestasi
adalah suatu kegiatan yang telah dikerjakan, diciptakan, baik secara
individual maupun kelompok” (Syaiful Bahri Djamarah, 1994:19),
prestasi tidak akan dicapai bila seseorang tidak melakukan kegiatan.
Sedangkan pendapat lain mendefinisikan bahwa “Prestasi adalah hasil
yang dicapai, dilakukan, dikerjakan” (Poerwadarminto, 2003:910)
Dari pendapat di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa prestasi
merupakan hasil usaha yang dicapai seseorang yang terlebih dahulu
melakukan kegiatan.
b. Pengertian Belajar
“Belajar adalah berusaha (berlatih) supaya mendapat suatu
kepandaian(ilmu)” (Poerwadarminto, 2003:121). Dalam hal ini
kepandaian bisa ditunjukan dengan prestasi yang memuaskan dari
usaha yang diraihnya sendiri. Pendapat lain menyatakan bahwa
“Belajar adalah proses usaha yang dilakukan seseorang untuk
xxi
memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara
keseluruhan, sebagai hasil pengalamnnya sendiri dalam interaksi
dengan lingkungan” (Slameto, 1995:2).
Belajar merupakan suatu proses panjang dari lahir hingga
akhir hayat. Belajar dapat diperoleh melalui pendidikan formal
maupun nonformal yaitu pendidikan dari keluarga dan lingkungannya
sampai pendidikan sekolah yang mempunyai tujuan untuk merubah
tingkah laku, sikap, keterampilan, kebiasaan serta perubahan seseorang
kearah yang lebih baik.
c. Pengertian Ekonomi
“Ekonomi berguna karena petunjuk-petunjuk mengenai
kebijakan apa yang bias diambil untuk menanggulangi suatu
permasalahan ekonomi tertentu” (Budiono, 1991:1), sedangkan
pendapat lain menyatakan “ekonomi adalah salah satu cabang
pengetahuan yang mempelacari bagaimana manusia memenuhi
kebutuhan yang bersifat tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan
yang bersifat terbatas” (Suparmo, 2003:3).
Berdasarkan definisi di atas dapat disimpulkan bahwa
ekonomi adalah ilmu atau seni tentang upaya manusia untuk memnuhi
kebutuhan hidupnya yang banyak, bervariasi, da brkambang dengan
sumber daya yang meliputi pilihan-pilihan kegiatan produksi,
konsumsi dan distribusi.
xxii
d. Pengertian Prestasi Belajar Ekonomi.
“Prestasi belajar adalah sebagai hasil dari usaha seseorang
untuk mengubah dirinya dengan jalan memperoleh kecakapan baru dan
hasil perubahan itu diperoleh melalui latihan dan pengalaman” adalah
pendapat dari (Oemar Hamalik, 1983:11).
“Hasil usaha kegiatan belajar yang dinyatakan dalam bentuk
symbol, angka, huruf maupun kalimat yang dapat mencerminkan hasil
yang sudah dicapai oleh setiap siswa dalam periode tertentu adalah
prestasi belajar” menurut (Syaiful Bahri Djamarah, 1994:231),
sedangkan pendapat lain menyatakan bahwa “prestasi belajar
merupakan hasil maksimal yang dicapai akibat kemampuan dari
seseorang untuk melakukan aktifitas” (Syaiful Anwar, 1997:11).
Berdasarkan uraian di atas, maka prestasi belajar ekonomi
adalah hasil maksimal dari suatu pekerjaan atau kecakapan untuk
menambah / mengumpulkan sejumlah pengetahuan atau tingkat
penguasaan yang dicapai siswa setelah melalui proses belajar mengajar
ekonomi, hasil dapat dilihat dari nilai yang tertera dalam rapor yang
menunjukan kecakapan siswa dalam menguasai materi pelajaran
ekonomi.
e. Penentu Prestasi Belajar Ekonomi
Indikator yang dijadikan tolak ukur dalam menyatakan bahwa
prestasi dapat dikatakan berhasil apabila memenuhi ketentua n
xxiii
kurikulum yang disempurnakan. Muh Uzer Usman dan Lilis Setyawati
(1993:8) menyatakan :
1) Daya serap terhadap bahan pelajaran yang diajarkan
mencapai prestasi tinggi baik secara individu maupun
kelompok.
2) Perilaku yang digariskan dalam tujuan pengajaran atau
instruksi khusus (TIK) telah dicapai siswa baik secara
individual maupun klasikal.
Demikian dua macam tolak ukur yang dapat digunakan
sebagai acuan dalam menentukan keberhasilan proses belajar mengajar
dan mencapai prestasi yang baik. Namun yang banyak dijadikan tolak
ukur adanya daya serap siswa terhadap pelajaran yang disampaikan
dan dapat dinyatakn dalam bentuk angka atau nilai.
f. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Ekonomi
Faktor yang mempengaruhi belajar dapat diklasifikasikan
menjadi dua golongan , yaitu “faktor eksternal (faktor dari luar diri
pelajar) dan faktor internal (faktor dari dalam diri pelajar)” adalah
pendapat dari (Sumadi Suryabrata, 1999:249).
Faktor eksternal dapat dibedakan menjadi dua golongan yaitu :
1) Faktor-faktor non sosial, kelompok faktor- faktor ini boleh
dikatakan tak terbilang jumlahnya, misalnya keadaan udara, suhu
udara, cuaca, waktu (pagi, siang maupun malam), tempat (letak dan
gedungnya), alat-alat yang dipakai untuk belajar.
2) Faktor-faktor sosial adalah manusia itu ada (hadir) maupun
kehadirannya itu dapat disimpulkan, jadi tidak langsung hadir.
Kehadirannya orang lain pada waktu belajar / mengerjakan ujian
xxiv
lalu terdengar banyak anak-anak lain bercakap-cakap disamping
kelas maka itu dapat menggangu konsentrasi belajar dan prestasi
belajar pada murid yang sedang belajar tersebut.
2. Metode Pembelajaran Kooperatif model STAD ( Student Teams
Achievement Devision )
a. Pengertian Metode Pembelajaran Kooperatif Model STAD
"Metode diartikan sebagai cara melakukan suatu kegiatan atau
cara melakukan pekerjaaan engan menggunakan fakta dan konsep-
konsep secara sistematis” (Muhibinsyah, 2004:201). Dalam dunia
psikologi metode berarti prosedur sistematis (tata cara yang berurutan)
yang biasa digunakan unuk menyelidiki fenomena ( gejala-gejala )
kejiwaan seperti metode klinik , dan sebagainya.
Pembelajaran adalah proses, cara, menjadikan orang atau
makhluk hidup belajar. Sedangkan “belajar adalah berusaha
memperoleh kepandaian” (KBBI, 1996:14). Sependapat dengan
pernyataan tersebut bahwa pembelajaran adalah
proses pengelolaan lingkungan seseorang yang dengan sengaja
dilakukan sehingga memungkinkan dia belajar untuk
melakukan atau mempertunjukkan tingkah laku tertentu pula.
Sedangkan belajar adalah suatu proses yang menyebabkan
perubahan tingkah laku yang bukan disebabkan oleh proses
pertumbuhan yang bersifat fisik, tetapi perubahan dalam
kebiasaan, kecakapan, bertambah, berkembang daya pikir,
sikap dan lain- lain. (Soetomo, 1993:120).
Berdasarkan uraian diatas peneliti dapat menyimpulkan bahwa
metode pembelajaran adalah suatu kegiatan atau aktivitas yang
xxv
dilakukan seseorang untuk mengorganisasi, mengatur dan
menyampaikan bahan pelajaran kepada murid agar dapat menerima,
menanggapi, menguasai dan mengembangkan bahan-bahan pelajaran
sehingga terjadi proses pelajaran.
Pembelajaran Kooperatif adalah suatu pengajaran yang
melibatkan siswa untuk bekerja dalam kelompok-kelompok untuk
menetapkan tujuan bersama. “Pembelajaran kooperatif merupakan
strategi pembelajaran cara menempatkan sis wa dalam kelompok-
kelompok kecil yang memiliki kemampuan berbeda” (Dwi Wahyuni,
2001:8).
Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran
kooperatif adalah suatu metode pembelajaran dengan cara
mengelompokkan siswa ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk
bekerjasama dalam memecahkan masalah. Kemampuan siswa dalam
setiap kelompok adalah heterogen.
Dalam pembelajaran kooperatif siswa tidak hanya sebagai
objek belajar tetapi menjadi subjek belajar karena mereka tidak
berkreasi secara maksimal dalam proses pembelajaran. Hal ini terjadi
karena pembelajaran kooperatif merupakan metode alternatif dalam
mendekati permasalahan mampu mengerjakan tugas besar,
meningkatkan keterampilan komunikasi dan sosial, serta perolehan
kepercayaan diri.
xxvi
Dalam pembelajaran ini siswa saling mendorong untuk
belajar, saling memperkuat upaya-upaya akademik dan menerapkan
norma yang menunjang pencapaian hasil belajar yang tinggi. Dalam
pembelajaran kooperatif lebih mengutakan sikap sosial untuk
mencapai tujuan pembelajaran dengan cara kerjasama.
Pembelajaran kooperatif mempunyai unsur-unsur yang perlu
diperhatikan. Unsur-unsur tersebut sebagai berikut :
1) Para siswa harus kooperatif harus memiliki persepsi bahwa mereka
“tenggelam atau berenang bersama”.
2) Para siswa memiliki tanggungjawab terhadap siswa yang lain
dalam kelompoknya, disamping tanggungjawab terhadap dirinya
sendiri, dalam mempelajari materi yang dihadapi.
3) Para siswa harus berpandangan bahwa mereka semuanya memiliki
tujuan yang sama.
4) Para siswa harus membagi tugas dan berbagai tanggung jawab sama
besarnya diantara para anggota kelompok.
5) Para siswa akan diberikan satu evaluasi atau penghargaan yang
akan ikut berpengaruh terhadap evaluasi seluruh anggota
kelompok.
6) Para siswa berbagi kepemimpinan sementara mereka memperoleh
keterampilan bekerjasama selama belajar.
7) Para siswa akan diminta mempertanggungjawabkan secara
individual materi yang ditangani dalam kelompok kooperatif.
xxvii
Berdasarkan unsur-unsur dalam pembelajaran kooperatif,
disebutkan peranan guru dala m pembelajaran kooperatif sebagai
berikut :
a) Menentukan objek pembelajaran.
b) Membuat keputusan menempatkan siswa dalam
kelompok-kelompok belajar sebelum pembelajaran
dimulai.
c) Menerangkan tugas dan tujuan akhir pada siswa.
d) Menguasai kelompok belajar dan menyediakan keperluan
tugas.
e) Mengevaluasi prestasi siswa dan membantu siswa dengan
cara mendiskusikan cara kerjasama (Dwi Wahyuni,
2001:101).
Langkah- langkah dalam pembelajaran kooperatif model
STAD sebagai berikut :
(1) Kelompokkan siswa dengan masing- masing kelompok terdiri dari
tiga sampai dengan lima orang. Anggota-anggota kelompok
dibuat heterogen meliputi karakteristik kecerdasan, kemampuan
awal Bahasa Indonesia, motivasi belajar, jenis kelamin, ataupun
latar belakang etnis yang berbeda.
(2) Kegiatan pembelajaran dimulai dengan presentasi guru dalam
menjelaskan pelajaran berupa paparan masalah, pemberian data,
pemberian contoh. Tujuan presentasi adalah untuk mengenakan
konsep dan mendorong rasa ingin tahu siswa.
(3) Pemahaman konsep dilakukan dengan cara siswa diberi tugas-
tugas kelompok. Mereka boleh mengerjakan tugas-tugas tersebut
secara serentak atau saling bergantian menanyakan kepada
temannya yang lain atau mendiskusikan masalah dalam kelompok
xxviii
atau apa saja untuk menguasai materi pelajaran tersebut. Para
siswa tidak hanya dituntut untuk mengisi lembar jawaban tetapi
juga untuk mempelajari konsepnya. Anggota kelompok diberitahu
bahwa mereka dianggap belum selesai mempelajari materi sampai
semua anggota kelompok memahami materi pelajaran tersebut.
(4) Siswa diberi tes atau kuis individual dan teman sekelompoknya
tidak boleh menolong satu sama lain. Tes individual ini bertujuan
untuk mengetahui tingkat penguasaan siswa terhadap suatu
konsep dengan cara siswa diberikan soal yang dapat diselesaikan
dengan cara menerapkan konsep yang dimiliki sebelumnya.
(5) Hasil tes kuis selanjutnya dibandingkan dengan rata-rata
sebelumnya dan poin akan diberikan berdasarkan tingkat
keberhasilan siswa mencapai atau melebihi kinerja sebelumnya.
Poin ini selanjutnya dijumlahkan untuk membentuk skor
kelompok.
(6) Setelah itu memberikan penghargaan kepada kelompok yang
terbaik presentasinya atau yang telah memenuhi kriteria tertentu.
Penghargaan disini dapat berupa hadiah, sertifikat, dan lain- lain.
Dalam metode pembelajaran STAD terdapat kelebihan dan
kelemahan. Adapun kelebihannya adalah setiap siswa menjadi siap dan
dapat melatih kerja sama yang baik, sedangkan kelemahannya adalah
anggota kelompok mengalami kesulitan dalam membedakan siswa
(www. Learning- with-me.blogspot.com).
xxix
Gagasan utama dibalik model STAD adalah untuk memotivasi
para siswa untuk mendorong dan membantu satu sama lain untuk
menguasai keterampilan-keterampilan yang disajikan oleh guru. Jika
para siswa menginginkan agar kelompok mereka memperoleh
penghargaan, mereka harus membantu teman sekelompoknya
mempelajari materi yang diberikan. Mereka harus mendorong teman
mereka untuk melakukan yang terbaik dan menyatakan suatu norma
bahwa belajar itu merupakan suatu yang penting, berharga dan
menyenangkan.
b. Metode Pembelajaran STAD Dalam Mata Pelajaran Ekonomi.
Proses pembelajaran akan berlangsung seperti yang diharapkan
jika peran guru dalam berinteraksi dengan siswanya selalu
memberikan motivasi dan memfasilitasinya tanpa mendominasi,
memberikan kesempatan untuk berpartisipasi aktif, membantu dan
mengarahkan siswanya untuk mengembangkan bakat dan minat
mereka melalui proses pembelajaran yang terencana. Dalam mata
pelajaran ekonomi metode STAD digunakan untuk mempermudah
siswa dalam menguasai bahan atau sub pokok pelajaran yang dibahas.
B. Kerangka Berfikir
Pembelajaran dengan menggunakan model pendekatan
kontekstual memberikan manfaat pada siswa yang sangat besar dalam
pembelajaran metode pendekatan kontekstual berusaha merangsang
xxx
siswa untuk bersifat aktif, kreatif , inovatif , memberikan suasana yang
kondusif dan terbuka memungkinkan siswa untuk belajar aktif baik
secara individual maupun kelompok berani memecahkan masalah yang
dihadapi dengan pengalamannya sendiri menjadikan komponen
banyak arah dalam proses pembelajaran. Kondisi ini menggairahkan
semangat belajar siswa.
Dalam pembelajaran STAD memberikan manfaat bagi
siswa untuk bekarja sama dan menjalin komunikasi dengan
sesama teman untuk memecahkan masalah. Bertolak dari
kerangka pemikiran diatas diduga bahwa ada pengaruh
proses belajar ekonomi dengan menggunakan metode STAD
(Student Teams Achievement Devision).
Metode STAD (student
Prestasi Siswa
teams achievement devision)
Gambar Kerangka Pemikiran
Keterangan :
1. Variabel independen / variabel be


Use: 0.3142