• A. Peraturan Teknis Bangunan yang Digunakan


  •   
  • FileName: SE Direktur TKSD DAK 2008 Lampiran 1 sd 28.pdf [read-online]
    • Abstract: genjang, t****sium, layang-layang, belah ketupat, segi lima beraturan, segi enam beraturan, lingkaran, dan. elips. ... datar dan luas bangun datar. alat ini digunakan untuk. mendukung pencapaian. kompetensi dasar kelas 2, mengelompokkan bangun. datar ...

Download the ebook

lampiran 1
standar/spesifikasi teknis pembangunan/rehabilitasi gedung sekolah
a. peraturan teknis bangunan yang digunakan
peraturan teknis bangunan yang digunakan dalam kegiatan pembangunan/rehabilitasi gedung
sekolah dasar adalah peraturan-peraturan tersebut dibawah ini termasuk segala perubahan dan
tambahannya.
1. standarisasi bangunan sekolah dasar tahun 2005
2. peraturan beton bertulang indonesia (pbi 1991), sk sni t-15.1919.03
3. tata cara pengadukan dan pengecoran beton sni 03-3976-1995
4. peraturan muatan indonesia ni. 8 dan indonesian loading code 1987 (skbi-1.2.53.1987)
5. ubin lantai keramik, mutu dan cara uji sni 03-3976-1995
6. ubin semen polos sni 03-0028-1987
7. peraturan konstruksi kayu di indonesia (pkki)ni 5
8. mutu kayu bangunan sni 03-3527-1984
9. mutu sirap sni 03-3527-1994
10. peraturan umum instalasi listrik (puil) sni 04-0225-1987
11. peraturan semen potland indonesia ni 8 tahun 1972
12. perturan bata merah sebagai bahan bangunan ni 10
13. peraturan plumbing indonesia
14. tata cara pengecatan kayu untuk rumah dan gedung sni 03-2407-1991
15. tata cara pengecatan dinding tembok dengan cat emulsi sni 03-2410-1991
16. pedoman perencanaan penanggulangan longsoran sni 03-1962-1990
17. peraturan dan ketentuan yang dikeluarkan pemerintah daerah setempat yang bersangkutan
dengan permasalahan bangunan.
b. persyaratan teknis
1. ukuran ruang
a. ruang kelas = 7.00 m x 8.00 m dengan lebar teras 1.80 m - 2.00 m.
b. ruang perpustakaan = 7.00 m x 8.00 m
b. tinggi ruang kelas/perpustakaan
tinggi plafond minimal 3.50 meter dari lantai.
2. struktur bangunan
bangunan sekolah adalah salah satu fasilitas umum yang harus memiliki tingkat keamanan
yang tinggi dan memiliki usia pemakaian yang cukup lama. untuk memenuhi persyaratan
4
tersebut, dalam pelaksanaan pembangunan/rehabilitasi gedung sekolah atau pembangunan
ruang perpustakaan harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. bangunan dengan dinding tembok harus diperkuat dengan struktur dari beton bertulang
atau kayu dengan kelas kuat 1 agar bangunan menjadi kokoh dan permanen.
b. bangunan panggung dengan bahan dari kayu dapat menggunakan struktur dari beton
bertulang atau kayu minimal dengan kelas kuat 2.
c. untuk menjamin kekokohan struktur dan mempertimbangkan faktor keamanan
terhadap bencana gempa bumi maka struktur bangunan dari beton bertulang harus
memenuhi ketentuan sebagai berikut::
1) menggunakan beton mutu k 175 atau dibuat dengan campuran 1 pc : 2 pasir : 3
kerikil.
2) sloof ukuran 15/20 dengan tulangan 4 10
3) kolom praktis ukuran minimal 15/15 dengan tulangan 4 10
4) ring balk praktis ukuran 11/15 dengan tulangan 4 10
5) ukuran dan jumlah tulangan untuk sloof, kolom dan ring struktur dihitung
berdasarkan beban yang bekerja dan mutu bahan yang digunakan, sehingga
diperoleh kekuatan struktur yang aman.
3. konstruksi atap
a. penutup atap menggunakan bahan yang tersedia dan mudah didapatkan lapangan a.l
genteng, asbes gelombang, seng gelombang minimal tipe bjls 25, sirap dsb.
b. kemiringan atap disesuaikan dengan persyaratan bahan penutup atap yang digunakan.
c. konstruksi pemikul atap (kuda-kuda, balok tembok, gording, nok) menggunakan kayu
kelas kuat 2 atau konstruksi baja ringan.
d. usuk dan reng menggunakan kayu kelas kuat 2.
e. untuk memperoleh konstruksi atap yang rata dan kokoh, jarak pemasangan gording
diatur sesuai dengan ketentuan yang ditur dalam pkki.
f. untuk mengurangi panas ruang di bawah atap dapat diatasi dengan cara memasang
ventilasi pada gewel (layar) atau plafond lambersiring pada teritisan.
5
4. konstruksi plafond
a. rangka plafond menggunakan kayu kelas kuat 3 dengan konstruksi yang cukup kuat
untuk menahan berat penutup plafond ditambah beban 1 (satu) orang pekerja.
b. penutup plafond dapat menggunakan asbes datar atau triplek, anyaman bambu atau
bahan lain yang memenuhi persyaratan sebagai bahan penutup plafond.
c. penutup plafond harus dipaku cukup kuat dengan rangka plafond agar tidak melendut
atau terlepas.
5. konstruksi dinding
a. jika tembok yang lama dalam kondisi lembab, plesteran bagian bawah setinggi 50 cm
sampai dengan 100 cm dibongkar dan diganti dengan plesteran kedap air.
b. pasangan tembok baru harus dipasang trasram setinggi 20 cm dari lantai dan diplester
kedap air sampai ketinggian yang sama de


Use: 0.0318