• Materi Diskusi


  •   
  • FileName: prAptikom-eLearningv2.pdf [read-online]
    • Abstract: Materi DiskusiNeXT: Peningkatan Mutu Pembelajaran melalui Pola“Multi Sourcing” dalam Kerangka Pelaksanaan ComputingCurricula 2005 pada Program Studi Informatika dan Komputer Terima kasih untuk semua pihak yang telah berpartisipasi memberikan

Download the ebook

Materi Diskusi
NeXT: Peningkatan Mutu Pembelajaran melalui Pola
“Multi Sourcing” dalam Kerangka Pelaksanaan Computing
Curricula 2005 pada Program Studi Informatika dan Komputer
Terima kasih untuk semua pihak yang telah berpartisipasi memberikan
sumbangan pemikiran kepada Aptikom selama ini …
… dan pihak-pihak lainnya.
Private & Confidential
2
Daftar Isi
• Ringkasan Eksekutif
• Pendahuluan
• PROFIL PERGURUAN TINGGI INFORMATIKA DAN KOMPUTER INDONESIA
• TANTANGAN DAN PERMASALAHAN YANG DIHADAPI INSTITUSI
• “NeXT” SEBAGAI SOLUSI HOLISTIK YANG TERINTEGRASI
• ROADMAP PENGEMBANGAN “NeXT”
• Penutup
Private & Confidential
3
Daftar Isi
• Ringkasan Eksekutif
• Pendahuluan
• PROFIL PERGURUAN TINGGI INFORMATIKA DAN KOMPUTER INDONESIA
• TANTANGAN DAN PERMASALAHAN YANG DIHADAPI INSTITUSI
• “NeXT” SEBAGAI SOLUSI HOLISTIK YANG TERINTEGRASI
• ROADMAP PENGEMBANGAN “NeXT”
• Penutup
Private & Confidential
4
Jumlah mahasiswa program studi komputer dan informatika hampir mencapai
10% dari total mahasiswa yang ada di tanah air.
• Jumlah perguruan tinggi : 620 institusi
• Jumlah program studi : 1,431 program studi
– Diploma 1 : 81 institusi
– Diploma 2 : 30 institusi
– Diploma 3 : 660 institusi
– Diploma 4 :8 institusi
– S1 : 630 institusi
– S2 : 19 institusi
– S3 :3 institusi
• Jumlah mahasiswa aktif : 295,820 orang
• Rumpun ilmu
– Sistem/Teknik Komputer : 146 program studi
– Ilmu Komputer/Teknik Informatika : 509 program studi
– Sistem Informasi/Manajemen Informatika : 607 program studi
– Komputerisasi Akuntansi : 169 program studi
Private & Confidential
5
Saat ini bersepakat untuk mengadopsi Curriculla 2005 sebagai panduan dasar
pengembangan kurikulum di bidang komputer dan informatika.
Teknologi Informasi
sebagai bidang studi
baru yang ditawarkan
pada jenjang strata-1
(telah ditawarkan oleh
sejumlah institusi swasta
maupun negeri untuk
jenjang strata-2)
Ilmu Komputer
atau kerap dikenal sebagai
Teknik Informatika
merupakan bidang studi yang Aneka ragam bidang
paling banyak ditekuni secara studi baru yang ditawarkan
seimbang oleh institusi negeri oleh kebanyakan akademi
maupun swasta (tingkat diploma) karena
tingginya kebutuhan pasar
seperti misalnya:
Komputerisasi Akuntansi,
Sistem Komputer
Rekayasa Perangkat Lunak dahulu dikenal sebagai
Multimedia, Animasi,
Merupakan bidang studi baru Teknik Komputer Broadcasting, Programming,
yang ditawarkan, dimana dan lain sebagainya.
didominasi oleh
selama ini porsi studinya perguruan tinggi negeri
rerkisar dari sebuah mata (terutama yang memiliki
kuliah hingga menjadi Jurusan atau Program
sebuah bidang peminatan Studi Elektro)
Sistem Informasi
dahulu dikenal sebagai
Manajemen Informatika
didominasi oleh
perguruan tinggi swasta
Private & Confidential
6
Perkembangan bidang keilmuan yang dinamis telah pula mewarnai platform
program studi dan kurikulum yang diterapkan di Indonesia.
Berasal dari bidang ilmu elektronika, ditujukan bagi mereka yang
ingin mengkonsentrasikan dirinya pada ilmu dan penerapan teknologi
digital (atau perangkat keras). Di sejumlah institusi, masih merupakan
salah satu bidang peminatan dari teknik elektronika, sementara di beberapa
tempat telah menjadi sebuah program studi tersendiri.
Diperuntukkan bagi mereka yang berniat untuk mempelajari secara
mendalam mengenai dasar-dasar teori komputasi dan implementasinya
dalam kaitannya dengan komponen-komponen teknologi perangkat keras
maupun perangkat lunak. Spektrum bidang ilmu ini sangatlah lebar, mulai
dari yang sangat bernuansa matematis dan algoritmis, hingga yang sangat
aplikatif di satu titik ekstrim yang lain.
Pada mulanya diperuntukkan bagi mereka yang
ingin memiliki pengetahuan dan kompetensi dalam
hal penerapan ilmu komputer dan informatika di dunia
nyata, seperti dalam entitas bisnis maupun organisasi
komersial lannya. Di luar negeri biasa merupakan bagian
dari sekolah atau institusi manajemen dan bisnis (business
school) dengan fokus menerapkan “the business value of
computer and information technology”.
Terjadi pemisahan yang tegas antara “sistem informasi”
sebagai sebuah kebutuhan organisasi (sisi DEMAND) dengan
Teknologi informasi sebagai infrastruktur atau penunjang
Pemenuhan kebutuhan tersebut (sisi SUPPLY)
Terjadi pemisahan yang tegas Terjadi pemisahan yang tegas
antara teknik elektro peminatan antara ilmu informatika yang
komputer dengan baku ilmu berbau teoritis dengan yang
teknik komputer yang berbasis bersifat aplikatif (didominasi Oleh
digital murni. ilmu rekayasa perangkat lunak)
Private & Confidential
7
Spektrum portofolio ilmu komputer dan informatika di Indonesia sangat
diwarnai oleh jenjang akademis yang ditawarkan.
ACUAN
“PENGATURAN”
D1 D2 D3 D4 S1 S2 S3
CE Peminat dan
Penyelenggara
Sangat Banyak
CS
SE*
Peminat dan
Penyelenggara
Cukup Banyak
IS
IT*
Peminat dan
others Penyelenggara
Terbatas
* = de facto
Private & Confidential
8
Secara alami, masing-masing institusi berkonsentrasi pada bidang
kompetensi yang menjadi kekuatan yang dimiliki.
Proporsi dan portofolio area
keilmuan yang ditekuni Menggambarkan tingkatan
sangat ditentukan oleh visi, atau layer yang semakin ke
misi, dan tujuan program bawah semakin detail (teknis)
studi dan/atau maupun
insitusi penyelenggara, Analogi dengan Kerangka
terutama dalam kaitannya Arsitektur Zachman maupun
dengan model Kurikulum Model “OSI Seven Layer”.
Berbasis Kompetensi atau
Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan.
Didominasi oleh perguruan tinggi negeri karena: Didominasi oleh perguruan tinggi swasta karena:
• Latar belakang dosennya yang sangat kuat penguasaan teori. • Latar belakang dosennya yang merupakan praktisi lapangan.
• Karakteristik siswa yang ingin jadi ilmuwan. • Karakteristik siswa yang ingin jadi pengusaha atau karyawan.
• Kesiapan dan ketersediaan laboratorium simulasi pendukung. • Kesiapan dan ketersediaan laboratorium industri yang relevan.
Private & Confidential
9
Computing Curricula 2005 mempertegas karakteristik khusus teritori ilmu
informatika.
Private & Confidential
10
Program Studi SISTEM KOMPUTER menekankan pada kemampuan siswa
dalam merancang dan mengembangkan perangkat keras berbasis digital.
• Terkait dengan desain dan konstruksi sistem
berbasis komputer (baca: digital).
• Mencakup studi mengenai perangkat keras,
perangkat lunak, teknologi komunikasi, dan
interaksi di antara komponen tersebut.
• Kurikulum fokus pada teori, prinsip, dan praktek
terpan ilmu elektronika serta matematika, untuk
kemudian diimplementasikan dalam bentuk desain
komputer atau teknologi lain berbasis digital.
• Belakangan ini berkembang menjadi ilmu yang
mempelajari pula cara mendesain beragam
peralatan berbasis digital yang banyak ditemui di
pasar (digital gadget) dan beragam peralatan
perangkat keras komunikasi yang banyak
dipergunakan dalam jaringan komuter.
Variasi Nama
• Disamping itu terkait pula dengan studi
Teknik Komputer, Sistem Komputer, Rekayasa perancangan komponen berbasis digital
Perangkat Keras, Komputerisasi Digital, Ilmu (embedded devices).
Komputer Digital, Rekayasa Komputer, dan lain
sebagainya.
Private & Confidential
11
Program Studi ILMU KOMPUTER menekankan pada kemampuan siswa dalam
merancang dan mengembangkan ragam algoritma komputasi.
• Spektrumnya sangat beragam dari yang sangat
teoritis dan algoritmis, hingga yang bersifat sangat
terapan seperti pengembangan robotika dan
sistem cerdas.
• Terbagi menjadi tiga bagian utama:
– Fokus pada teori maupun algoritma yang
dipergunakan dalam proses perancangan dan
implementasi perangkat lunak.
– Fokus pada teori maupun algoritma yang
dipergunakan dalam proses dan perancangan sistem
perangkat keras serta komponennya.
– Fokus pada teori maupun algoritma yang
dipergunakan sebagai model matematis dalam
menyelesaikan permasalahan tertentu.
• Kurikulumnya akan sangat kental dengan ilmu
Variasi Nama pengetahuan terkait dengan logika matematika,
Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Ilmu Komputasi,
komputasi, dan algoritma - yang dalam model
Informatika, Ilmu Informatika, Matematika Komputasi, terapannya dinyatakan dalam pengembangan
dan lain sebagainya. program komputer.
Private & Confidential
12
Program Studi SISTEM INFORMASI menekankan pada kemampuan siswa dalam
merancang, mengembangkan, dan menerapkan sistem informasi organisasi.
• Fokus pada teknik mengintegrasikan solusi
teknologi informasi dengan proses bisnis agar
kebutuhan organisasi akan informasi dapat
terpenuhi
• Menekankan pada “informasi” sebagai sebuah
sumber daya penting dalam berproduksi, terutama
dalam kaitannya kebutuhan korporasi dalam
pencapaian visi dan misi yang dicanangkan.
• Mempelajari aspek penting bagaimana “informasi”
diciptakan, diproses, dan didistribusikan ke seluruh
pemangku kepentingan dalam institusi.
• Kurikulum harus ditekankan pada bagaimana
memastikan agar teknologi dan sistem informasi
Variasi Nama yang dimiliki selaras dengan strategi bisnis
perusahaan, agar dapat tercipta keunggulan
Sistem Informasi, Manajemen Informatika, Sistem kompetitif dalam bersaing (the value of information
Informasi Manajemen, Manajemen Sistem Informasi, technology to the business).
Manajemen Informasi, dan lain sebagainya.
Private & Confidential
13
Program Studi TEKNOLOGI INFORMASI menekankan pada kemampuan siswa
dalam merencanakan, menentukan, dan mengelola teknologi informasi.
• Berbeda dengan Sistem Informasi yang
menekankan pada “informasi”, program studi
Teknologi Informasi fokus pada aspek “teknologi”
sebagai entitas pemungkin (baca: enabler)
organisasi.
• Menekankan pada proses tata kelola -
perencanaan dan organisasi, pengadaan dan
implementasi, penerapan dan pemeliharaan, serta
pengawasan dan evaluasi - sumber daya teknologi
informasi yang ada pada suatu institusi.
• Spektrum fokus kurikulum dari sekedar
mempelajari tren teknologi di masa mendatang
hingga melakukan “perancangan” ide atau
gagasan terhadap inovasi teknologi yang
Variasi Nama dibutuhkan organisasi.
Teknologi Informasi, Teknologi Informasi dan • Kurikulum akan sangat padat dengan isu tata
Komunikasi, Teknik Informasi, Telematika, Teknologi kelola dan governance teknologi informasi.
Informatika, dan lain sebagainya.
Private & Confidential
14
Program Studi REKAYASA PERANGKAT LUNAK menekankan pada
kemampuan siswa dalam merancang dan mengembangkan software.
• Sebagai hal yang paling banyak dibutuhkan
industri, studi ini menekankan pada
pengembangan dan penerapan metodologi
pembuatan perangkat lunak dengan kualitas prima.
• Fokus pada pengembangan model sistematis dan
terpercaya, yang harus dipergunakan sebagai
panduan dalam mengembangkan berbagai jenis
perangkat lunak.
• Selain perangkat lunak aplikasi, mencakup pula
pengetahuan mengenai bagaimana membangun
sebuah perangkat lunak sistem (system software)
dan perangkat lunak penunjang (tool software).
• Disamping itu dibekali pula akan ilmu yang terkait
Variasi Nama dengan seluk beluk infrastruktur di satu sisi, dan
sistem informasi di sisi lainnya - karena kedua
Rekayasa Perangkat Lunak, Rekayasa Software, komponen tersebut merupakan entitas penting
Programming, Pengembangan Software, dan lain yang berada dalam ruang lingkup pengembangan
sebagainya.
perangkat lunak.
Private & Confidential
15
Masing-masing program studi memiliki struktur inti dan penunjang kurikulum
yang serupa, namun dengan portofolio bobot yang beragam.
29 42 7 17 33 48 12 28 12 21
20%-29% 5%-12% 23%-33% 8%-19% 8%-15%
Konten Penunjang Kurikulum
programme
of study
Konten Inti Kurikulum
modules
units
sessions
learning
57 120 53 120 62 111 63 107 68 139
Minimum 144 sks
objects
untuk Sarjana S1 40%-83% 37%-83% 43%-77% 44%-74% 47%-97%
Private & Confidential
16
Jika diambil proporsi minimum, maka terbuka peluang untuk menambah
kurikulum lokal yang berorientasi dinamis pada kompetensi kebutuhan pasar.
CE CS IS IT SE
Inti 40% 37% 43% 44% 47%
Penunjang 20% 5% 23% 8% 8%
Lokal 40% 58% 34% 52% 55%
58 sks 84 sks 49 sks 75 sks 79 sks
Kompetensi Global Standar Kemahiran Sertifikasi Profesional Spesialisasi Ilmu Laboratorium Praktek Kerja
Kompetensi Lokal Keahlian Khusus Sertifikasi Internasional Bidang Peminatan Standar Nasional Skripsi
Private & Confidential
17
Berbeda dengan negara lain, gelar yang dipergunakan bidang studi
informatika dan komputer ini tidak begitu variatif dan cenderung menyesatkan.
Sarjana Magister
Teknik Teknik
D1 D2 D3 D4 S1 S2 S3
Doktor
CE Ahli Ahli Ahli Sp 1 S.T. M.T. DR.
Pratama Pratama Madya
CS Ahli Ahli Ahli Sp 1 S.Kom. M.Kom. DR.
Pratama Pratama Madya Magister
Komputer
SE* Ahli Ahli Ahli Sp 1 n/a n/a n/a
Pratama Pratama Madya
IS Ahli Ahli Ahli Sp 1 S.Kom. M.M.S.I. DR.
Pratama Pratama Madya Magister
Manajemen
IT* Ahli Ahli Ahli Sp 1 S.Kom. M.T.I. n/a Sistem
Pratama Pratama Madya Informasi
Spesialis Sarjana Magister
Satu Komputer Teknologi
Informasi
Private & Confidential
18
Daftar Isi
• Ringkasan Eksekutif
• Pendahuluan
• PROFIL PERGURUAN TINGGI INFORMATIKA DAN KOMPUTER INDONESIA
• TANTANGAN DAN PERMASALAHAN YANG DIHADAPI INSTITUSI
• “NeXT” SEBAGAI SOLUSI HOLISTIK YANG TERINTEGRASI
• ROADMAP PENGEMBANGAN “NeXT”
• Penutup
Private & Confidential
19
Namun dalam kenyataannya, banyak kritikan dari kalangan industri yang
mengatakan bahwa kebanyakan lulusan perguruan tidak seperti yang diharapkan.
…dimulai dari sejumlah FAKTOR EKSTERNAL …yang berakibat terhadap FAKTOR INTERNAL
• Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang • Kesulitan membuat struktur dan konten kurikulum
sedemikian cepat. yang adaptif terhadap perubahan.
• Tingginya ekspektasi beraneka ragam stakeholder • Jarang atau tidak dilibatkannya stakeholder secara
terhadap lulusan peruguruan tinggi. intensif dalam mengelola institusi.
• Membanjirnya SDM lulusan luar negeri dengan • Diterapkannya metode pembelajaran yang tidak
sikap dan budaya kerja yang menjanjikan. inovatif dan cenderung monoton.
• Kebutuhan industri akan para lulusan dengan • Dominasi model pendidikan dengan paradigma
semangat entreprenurship dan profesionalisme mempersiapkan lulusan yang akan bekerja sebagai
yang tinggi. karyawan perusahaan.
• Dibutuhkannya mekanisme pendidikan tinggi yang • Sulitnya keluar dari kungkungan manajemen
intens menjalin hubungan aktif dan kondusif menara gading perguruan tinggi yang tidak toleran
dengan pihak industri/pemerintah. terhadap peranan pihak lain.
• Berubahnya sejumlah paradigma mendasar dalam • Besarnya tantangan dan resistensi dalam
tata niaga, tata pamong, dan tata kelola industri menghadapi perubahan secara mendasar dan
pendidikan tinggi. signifikan.
… dan lain sebagainya.
Private & Confidential
20
Pada dasarnya, ketidaksesuaian terjadi karena adanya “mis-match” antara
kebutuhan dan ketersediaan (demand vs. supply) pada industri informatika.
SUPPLY (PUSH) DEMAND (PULL)
Bekal Kompetensi
Kognitif Afektif
Akademisi (Perguruan Tinggi)
Psiko-Motorik
Birokrat (Pemerintah)
ICT Workers
Diploma
Mis-match
Computer Engineering
Sarjana
Computer Science
Pengusaha/Pegawai Swasta (Industri)
Magister
Software Engineering
Doktor
Information System
Wiraswastawan (Personal)
Information Technology
Bidang
Keilmuan
ICT-Enabled Workers
Tingkat Kepakaran
Private & Confidential
21
Berbagai analisa dan pendapat stakeholder terhadap mutu lulusan perguruan
tinggi di Indonesia semakin mempertegas adanya beragam isu strategis.
Banyak sekali ilmu informatika
Sangat sulit mencari lulusan yang yang relevan di industri lain tidak
mengerti kebutuhan bisnis, karena diajarkan dalam kurikulum yang
kebanyakan mereka dididik untuk
Banyak lulusan yang terjebak ditawarkan perguruan tinggi.
menjadi akademisi kampus.
pada hal-hal teknis komputer,
bukan pada manfaat atau value Lulusan perguruan tinggi lokal
yang ditawarkannya. kurang berani tampil percaya diri
menawarkan ide-de dan gagasan
inovasi kreatif yang dimiliki.
Kebanyakan lulusan informatika
memilih menjadi wiraswastawan.
tapi ilmu praktisi tersebut tidak
diajarkan selama berada di kampus.
Secara bisnis, lebih efektif
dan efisien membajak SDM Walaupun secara ilmu kurang Minimnya kemampuan soft skills
dari perusahaan lain. lebih sama, namun secara akan menyulitkan para lulusan
Mereka jauh lebih siap ! perilaku atau “attitude”, lulusan dalam memenangkan persaingan
luar negeri lebih punya nilai plus. dengan SDM negara lain.
Pemegang sertifikat keahlian tertentu
nampaknya lebih siap dibandingkan
para sarjana yang kebanyakan
hanya pintar dalam hal teoritis.
Private & Confidential
22
Namun dari sekian banyak kritikan, terdapat pula sejumlah pujian seputar
terobosan institusi yang terbukti ampuh dan diterima baik oleh stakeholder.
“Kelas mata kuliah pilihan diselenggarakan “Permasalahan ‘real’ bisnis dijadikan “Proses penyusunan modul mata kuliah
oleh perusahaan tertentu dengan praktisi sebagai tugas khusus berupa studi harus menyertakan praktisi bisnis
terkait sebagai dosen pengajar…” kasus yang harus dipecahkan siswa…” yang ahli di bidang terkait…”
“Beberapa program sertifikasi internasional “Sejumlah seminar skala nasional, regional, “Antar perguruan tinggi bersepakat untuk
dapat disetarakan atau ditransfer menjadi maupun internasional dapat diakui sebagai memperbolehkan saling tukar-menukar
sejumlah kredit mata kuliah tertentu…” kredit mata kuliah tertentu…” mata kuliah yang dikuasainya…”
“Fungsi R&D (Research and Development) “Kurikulum lokal disusun bersama dengan “Judul skripsi berasal dari industri yang
perusahaan di-outsource ke laboratorium para stakeholder yang ada di daerah menawarkannya berdasarkan isu atau
riset perguruan tinggi…” tempat institusi beroperasi…” kebutuhan yang dihadapi…”
“”Satu dari dua dosen pembimbing harus “Setiap dosen tetap harus memiliki mitra “Bahan ajar menyertakan referensi populer
dan/atau boleh berasal dari luar kampus praktisi di luar kampus sesuai dengan di bidang bisnis dan manajemen yang
(kalangan praktisi industri)…” kompetensi bidang ilmu yang dikuasai…” dibaca oleh para praktisi kelas dunia…”
Private & Confidential
23
Permasalahannya terletak pada tersebarnya kondisi “best practice” tersebut
hanya di sejumlah perguruan tinggi semata dan tidak merata kondisinya.
Perguruan Perguruan Perguruan Perguruan
Perguruan Perguruan Perguruan
Tinggi C Tinggi D Tinggi F Tinggi F
Tinggi A Tinggi B Tinggi E
Memiliki Memiliki Memiliki Memiliki
Memiliki Memiliki Memiliki
Kumpulan Beragam Jejaring Lisensi
Dosen-Dosen Materi Ajar Pustaka Jurnal
Peneliti Laboratorium Kerjasama Sejumlah
Praktisi Terbaik Berkualitas


Use: 0.0362